About Du Anyam

Bekerja bersama perempuan – perempuan yang bertalenta dari Flores, Nusa Tenggara Timur, Du Anyam menghasilkan produk – produk anyaman dengan kerajinan tangan yang paling otentik. Dengan tujuan memberdayakan secara ekonomi dan juga untuk meningkatkan kesehatan para perempuan – perempuan di wilayah sekitar pedesaan di Indonesia, Du Anyam adalah sebuah brand yang dibangun berdasarkan nilai – nilai pendirinya. Ketiga landasan Du Anyam ialah: Memberdayakan perempuan, Memajukan kebudayaan, dan Meningkatkan Taraf Kehidupan.

Du Anyam

Pendekatan Kami

Kita bertujuan untuk mempromosikan budaya kerajinan tangan yang unik dari perempuan – perempuan berbakat ini kepada orang – orang diseluruh Indonesia dan juga dunia. Du Anyam ingin menjadi bagian atas pemberdayaan perempuan – perempuan ini dengan membantu mereka mendapatkan peranan untuk mengatur pendapatan keluarganya, yang dapat menghasilkan perubahan positif untuk melawan kemiskinan. Penelitian menunjukkan bahwa ketika wanita diberikan kebebasan lebih atas keuangan, mereka cenderung lebih fokus untuk menggunakan nya pada makanan bernutrisi, pelayanan kesehatan, dan juga pendidikan.

 

Lewat perubahan-perubahan ini, kita percaya bahwa kesehatan dan kemakmuran dari perempuan – perempuan di Indonesia beserta keluarga mereka akan meningkat secara signifikan. Du Anyam merupakan suatu gagasan dari 3 sekawan yang memiliki kesamaan minat terhadap bisnis kesadaran sosial. Mereka adalah: Chief Executive Officer Azalea Ayuningtyas, Chief Community Officer Yohanna Keraf, dan Chief Marketing Officer Melia Winata.

Dampak Positif

Bagaimana Kita Membuat Dampak Positif

Kita sangat bersyukur atas kepercayaan yang telah diberikan oleh perempuan – perempuan bertalenta ini kepada kami untuk melakukan yang terbaik dalam mendistribusikan dan mempromosikan anyaman kreasi mereka ke pasar lokal dan internasional. Harapan kita adalah untuk membantu memberikan penghasilan yang layak untuk semua yang membuat kesenian ini. Lewat kerja keras mereka, kita sangat bersyukur untuk dapat menjalin kemitraan dengan BIKA Living, Alun-Alun Indonesia, The Oberoi, Marriot Vacation Club, Toyota, DBS Bank, BRI, dan Toyota Indonesia. Kerajinan Anyaman ini diproduksi di Flores dan termasuk keranjang-keranjang tradisional yang dibuat dari daun Palem. (Produk terlaris ialah Sobe). Area – Area lain yang baru memulai kerjasama dengan Du Anyam termasuk produk – produk unik yang terbuat dari rotan Kalimantan Timur (Tas Anjat, Tas Blanyat, dan Tas Engen) dan tiga kulit Waru di Papua (Keranjang Noken).

Produk – Produk dari Flores telah memenangkan posisi 1 dan posisi 2 di ajang Inacraft Award 2018 – Acara khusus untuk produk kerajinan anyaman Indonesia dan terseleksi juga sebagai merchandise resmi Asian Games 2018. Statistiknya sangatlah mencengangkan dimana 1 dari setiap 3 anak – anak Indonesia menderita malnutrisi, 260 bayi dalam kondisi hampir meninggal sebelum menginjak umur 1 bulan, dan 42 perempuan sekarat sejak masa persalinan setiap harinya. Angka – angka ini telah diperoleh sekitar 4 tahun yang lalu, dan hal itu jugalah yang menjadi alasan Du Anyam didirikan sesegera mungkin. Lewat kerja keras setiap orang, Du Anyam telah berhasil meningkatkan pendapatan perempuan – perempuan ini sebanyak 40% yang juga memperbaiki kesejahteraan mereka. Beasiswa untuk 50 pelajar juga telah diberikan Du Anyam kepada anak – anak dan cucu – cucu dari perempuan – perempuan yang berbakat dalam kerajinan anyaman ini.